Lebaran Yatim, Difabel & Dhuafa 1447 H, Kemenag Kota Padang Salurkan Bantuan untuk Warga
Padang, humas –
Kementerian Agama Kota Padang menggelar kegiatan sosial bertajuk Lebaran
Yatim, Difabel & Dhuafa 1447 H yang dipusatkan di Lapangan Kantor
Kemenag Kota Padang pada Selasa, 8 Juli 2025. Kegiatan ini menjadi bagian dari
rangkaian Peaceful Muharram 1447 H sebagai wujud kepedulian terhadap
warga yang membutuhkan.
Kegiatan ini berupa penyaluran
bantuan kepada masyarakat Kota Padang yang terdiri dari anak yatim, penyandang
disabilitas, dan kaum dhuafa. Bantuan diberikan dalam bentuk kebutuhan pokok
dan perlengkapan sekolah, bertepatan dengan dimulainya tahun ajaran baru.
Acara tersebut dihadiri oleh
Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, Ketua BAZNAS Kota Padang, seluruh pemuka
agama se-Kota Padang, warga penerima bantuan, serta pegawai Kemenag Kota
Padang. Kehadiran tokoh lintas agama menambah makna kebersamaan dalam kegiatan
ini.
Wakil Wali Kota Padang, Maigus
Nasir dalam sambutannya menyatakan, “Ternyata di Kota Padang ada lebaran yang
lain yaitu Lebaran Yatim, Difabel & Dhuafa. Ini diperuntukkan untuk
warga Kota Padang yang membutuhkan.” Ia juga menambahkan bahwa Kota Padang kini
telah keluar dari stigma kota intoleran, bahkan telah menyandang predikat
sebagai Kota Kolaborasi Terbaik se-Indonesia.
Kepala Kantor Kemenag Kota
Padang, Edy Oktafiandi, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari
program Peaceful Muharram 1447 H. “Saat ini kita melaksanakan lebaran
yatim, difabel, dan dhuafa yang diperuntukkan bagi warga Kota Padang dari semua
agama,” ujarnya.
Salah satu warga penerima bantuan
menyampaikan rasa syukurnya, “Lebaran yatim ini sangat bermanfaat bagi warga
Kota Padang, apalagi saat ini sangat membantu kebutuhan anak-anak sekolah.”
Kegiatan ini bertujuan untuk
memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan kepedulian antarumat beragama,
serta membantu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan, khususnya
menjelang tahun ajaran baru.
Lebaran Yatim, Difabel & Dhuafa 1447 H menjadi simbol kepedulian dan inklusivitas di Kota Padang. Dengan semangat kolaborasi dan nilai-nilai kemanusiaan, kegiatan ini diharapkan terus menjadi agenda tahunan yang mempererat kebersamaan masyarakat lintas agama di Kota Padang.(dpr)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)

.jpeg)
.jpeg)



Komentar
Posting Komentar